Selamat Datang…..

Dapatkan berbagai informasi terbaru mengenai Festival Mosintuwu yang akan di gelar pada 31 Oktober – 2 November 2019.

Evently

Stay Connected & Follow us

Simply enter your keyword and we will help you find what you need.

What are you looking for?

Good things happen when you narrow your focus
Welcome to Conference

Write us on info@evently.com

Follow Us

  /    /   (Page 3)

akanan yang memiliki cita rasa, adalah kombinasi dari hadirnya kekayaan alam yang tersedia dan ketrampilan mengelolanya . Memasak, dalam bahasa Pamona disebut Moapu, dengan kreativitas yang menguatkan dan merayakan kekayaan alam Poso dihadirkan di Festival Mosintuwu dalam bentuk kompetisi memasak.

ewariskan resep kuliner asli Poso adalah salah satu cara untuk memastikan kita kembali ke alam dan bumi terjaga. Hal ini karena bahan-bahan dalam kuliner Poso menggunakan berbagai jenis umbi-umbian, biji-bijian dan dedaunan yang ditanam organik atau tanpa mengekspoitasi tanah tempat

amona, Mori, Bada dan Napu, empat suku besar di Kabupaten Poso akan menghadirkan kuliner khas di Festival Mosintuwu sebagai persembahan untuk menguatkan dan merayakan kekayaan alam dan budaya Poso. Keempat suku akan memperkenalkan kembali sejarah kuliner, jenis rempah dan pengolahannya untuk menjadi

Menguatkan dan Merayakan Selera To Poso esep-resep orang Poso yang sehari-harinya diwariskan di meja makan orang Poso akan hadir di Festival Mosintuwu, melalui warung desa. Warung desa dibuka sebagai sebuah gerakan bersama menguatkan dan merayakan warisan kuliner Poso. Kuliner yang berasal

Dari alam untuk pangan di meja makan yang berdaulat akanan di meja makan di setiap keluarga berasal dari aktivitas produksi para petani, nelayan, peternak. Menguatkan dan merayakan kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang diolah menjadi pangan yang tersedia di meja makan

Menguatkan, Merayakan Kebudayaan dan Kebaikan Alam erdapat tumbuhan dan hewan endemik di Kabupaten Poso, sebuah keanekaragaman hayati yang menjadikan Poso sebagai bagian dari peradaban dunia. Keanekaragaman hayati ini tumbuh dan berkembang di tanah, air, dijaga oleh alam dan kebudayaan yang berkembang