Selamat Datang…..

Dapatkan berbagai informasi terbaru mengenai Festival Mosintuwu yang akan di gelar pada 31 Oktober – 2 November 2019.

Evently

Stay Connected & Follow us

Simply enter your keyword and we will help you find what you need.

What are you looking for?

Good things happen when you narrow your focus
Welcome to Conference

Write us on info@evently.com

Follow Us

  /  Cerita Kami   /  Ide Awal

Ide Awal

F

Festival Mosintuwu berawal dari diskusi dan proses belajar bersama di kelas Sekolah Perempuan Mosintuwu diikuti dengan serangkaian pelatihan dan lokakarya tentang desa. Proses belajar bersama berlangsung sejak tahun 2010, di 80 desa/kelurahan di Kabupaten Poso dan Morowali diikuti 523 anggota sekolah perempuan, 750 anak-anak dan anak muda, 1000-an partisipasi masyarakat desa/kelurahan lainnya. Ini dilanjutkan dalam kelas-kelas Sekolah Pembaharu Desa di 22 desa di Kabupaten Poso sejak tahun 2019 yang membicarakan dan mengelisahkan kembali konsep kemakmuran dan kedaulatan desa, serta perjalanan Ekspedisi Poso sejak 2019 , dan perjalanan kebudayaan yang memaknai ulang filosofi Pombepotowe, Pombepatuwu, Pombetubunaka manusia dan dengan alam.

Seluruh proses belajar bersama ini menghasilkan sebuah mimpi tentang desa yang makmur, berdaulat secara ekonomi, sosial, budaya dan politik. Mimpi ini perlahan dikerjakan bersama dengan mengingat, menjaga sejarah dan kebudayaan yang hidup dari alam serta merayakannya. Kekayaan alam desa dikelola dengan kearifan lokal misalnya pengelolaan Danau Poso melalui tradisi Mosango, Wayamasapi, Monyilo atau sistem pertanian seperti Mompaho. Demikian juga, kehidupan masyarakat mengakar pada kebudayaan Pombepotowe, Pombepatuwu, Pombetubunaka misalnya Mesale, Mosintuwu, Molimbu.  Sayangnya, globalisasi dan teknologi yang antara lain membawa produksi massal makanan oleh pabrik, mulai menggeser nilai-nilai Mosintuwu di Tana Poso. Ini mendorong hadirnya festival Mosintuwu, sebagai ruang bersama untuk mengingat , menjaga dan merayakan pengetahuan dan alam Poso.

Kali pertama diselenggarakan pada 2016, festival ini bernama Festival Hasil Bumi. Penggantian nama dari Festival Hasil Bumi menjadi Festival Mosintuwu bertujuan untuk menguatkan akar kebudayaan dan visi festival sebagai sebuah gerakan kebudayaan; yaitu kebudayaan Mosintuwu, kebudayaan bekerjasama dengan bersolidaritas pada manusia dan alam

Post a Comment