Selamat Datang…..

Dapatkan berbagai informasi terbaru mengenai Festival Mosintuwu yang akan di gelar pada 31 Oktober – 2 November 2019.

Evently

Stay Connected & Follow us

Simply enter your keyword and we will help you find what you need.

What are you looking for?

Good things happen when you narrow your focus
Welcome to Conference

Write us on info@evently.com

Follow Us

  /  Event   /  Pasar Desa

Pasar Desa

Dari alam untuk pangan di meja makan yang berdaulat

Makanan di meja makan di setiap keluarga berasal dari aktivitas produksi para petani, nelayan, peternak. Menguatkan dan merayakan kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang diolah menjadi pangan yang tersedia di meja makan kita, membutuhkan ruang yang harus selalu diciptakan agar bersaing dengan sistem produksi massal. Festival Mosintuwu menciptakan ruang bagi keberlangsungan pola produksi pangan lokal melalui Pasar Desa. Di Pasar Desa Mosintuwu, warga menyediakan sayuran, buah-buahan, berbagai umbi-umbian, biji- bijian yang berasal dari desa-desa di Kabupaten Poso.

Warga dari desa-desa membawa hasil bumi-nya untuk dijual. Festival Mosintuwu membuka ruang bagi ruang dimana sayuran, buah-buahan, berbagai bermacam umbi-umbian, hingga biji- bijian yang diolah di desa dapat dirayakan sebagai pangan yang dikonsumsi. Pasar Desa hanya menfasilitasi pangan lokal yang ditanam dan diolah di desa. Sayur Gedi / Lenguru, Tandole, minyak kelapa, beras organik, buah Jongi, kacang tanah, jagung, gula aren, pisang dan sebagainya adalah beberapa contoh pangan lokal yang ada di desa. Pasar Desa di Festival Mosintuwu menggunakan bahan/wadah alami untuk membungkus hasil alam yang akan dijual di pasar desa, seperti pingku dan tambego. Manfaatkan kekayaan alam yang tersedia, juga ketrampilan leluhur yang diwariskan untuk membuat wadah jualan dari bahan alami bukan dari plastik.

Setiap desa dapat membawa hasil bumi-masing-masing untuk dijual. Jumlah dan jenisnya tidak dibatasi. Namun, Pasar Desa hanya menfasilitasi pangan lokal yang ditanam dan diolah di desa, antara lain sayur Gedi / Lenguru, Tandole, minyak kelapa, beras organik, buah Jongi, kacang tanah, jagung, gula aren, pisang, dan lainnya. Semua orang bisa membawa hasil desa yang dapat dikonsumsi orang lain.

Post a Comment